Ada pada saatnya nanti
aku akan pergi
Ada pada saatnya nanti
aku akan mati
Ada pada saatnya nanti
hari ini..
hanya seperti mimpi
Aku hanya ingin membuat
mimpi ku indah
Karena
Ada pada saatnya nanti
aku hidup tanpa mimpi
dan hanya tinggal menanti….
Tersenyumlah
Bagiku..
Senyum itulah yang akan
Membuat hidup kita kelak
Indah,,
setelah sekian lama aku berjalan dari sin 0 menuju sin 90.
setelah berjalan dari minimal ke maksimal.
aku kembali ke sin 0 kembali ke titik minimal,enol,hampa,kosong.
berangka tapi tak bernilai, tak teranggap.
seperti turunan suatu angka tanpa variabel.
hilang.
akulah yang dianggap inhibitor,
pengganggu substrat yang akan berikatan dengan enzim,
walaupun pada akhirnya
enzim berikatan dengan ku
si seseorang yang dianggap inhibitor.
maaf,tapi aku bukan inhibitor
aku hanya individu XX
yang mempunyai hepar yang bisa merasakan.
aku gelombang stasioner yang selalu berubah-ubah amplitudonya.
membingungkan.
kenapa tidak kau katakan semua ketika t=0
kenapa setelah t berubah menjadi angka baru kau katakan
dan itupun tidak semua,tidak sekaligus.
membuat sebuah grafik naik turun tak beraturan.
q bingung
:i
Kamis, 08 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar